Selamat Datang
Selamat Datang - Ruang kita Bercerita *** Selamat Datang - Ruang kita Bercerita

Kebersihan itu simbol kualitas diri

 Apa yang dilihat saat kita berinteraksi dengan seseorang ? 

penampilan nya, status nya, atau apa yang dimiliki nya.

semua itu memberi kesan, tergantung cara kita menempatkan orang lain dalam pandangan kita.

pernah kah anda melihat seseorang selalu berpakaian rapi, wangi, dan bersih ? baik itu laki-laki ataupun perempuan. bagaimana kesan anda pada hal tersebut ? apalagi ditambah dengan kemampuan dan personality yang cukup baik menambah nuansa wibawa ataupun anggun bagi orang tersebut.

Seorang dokter dalam hal ini cukup baik, apalagi jika kita berobat dan bertemu seorang dokter dengan pakaian putih, bersih, ruangan steril, dan standar kesehatan yang baik, memberi kualitas  resep yang mudah diterima bagi pasien. 

Jika kita berkunjung ke mall yang populer di pusat kota, jika anda pergi ke toilet nya percayalah anda akan melihat ruangan yang cukup bersih, nyaman, dan terawat. justru sebagian kecil pengunjung senang selfi di cermin toilet yang nyaman. Toilet yang bersih dan nyaman sebagai cerminan bahwa keseluruhan ruangan lain dapat perhatian yang jauh lebih baik. Begitupn rumah-rumah dengan kamar mandi atau toilet yang setidak nya bersih dan terawat, menunjukan kebersihan pada bagian-bagian lain yang serin mendapat perhatian.

......

Kebersihan Ruangan.

Jika suatu bangunan yang sering dikunjungi lalu kita melihat toilet nya bersih, rapi, terawat, dan bahkan wangi, hal itu menunjukan bahwa kepedulian pengurus ataupun penghuni bangunan tersebut akan suatu kebersihan. Kebersihan memberi kesan nyaman, selalu dihubungkan dengan kesehatan. sebaliknya tempat yang bau, kotor, dan bahkan menjijikan memberi kesan bahwa hal itu bisa mengundang penyakit.

Sekolah, Masjid, Mall, merupakan fasilitas umum yang biasanya dikunjungi atau ditempati banyak orang. terkadang, jika suatu individu terbiasa hidup tidak terawat ataupun jorok, maka itu akan membawa sifat yang tidak baik pada fasilitas umum tersebut. bayangkan seseorang setelah ke toilet buang air sembarangan ataupun mengotori sesuatu di toilet, maka akan menimbulkan kesan tidak sedap, jorok, dan mengundang prilaku kotor dari individu yang lain. saya menyebut Sekolah, Masjid, dan Mall karena itu yang biasa saya kunjungi untuk bangunan lain bisa saja berbeda. pada inti nya, jika kita ingin melihat kualitas kebersihan suatu bangunan maka lihatlah kebersihan toilet nya.

.....

Kebersihan Pakaian.

saya pernah dapat kutipan seperti ini,

"bersihkan pakaian mu karena itu akan mengurangi kemurungan di wajah mu".

saya lupa kutipan itu dari siapa dan dapat dari mana, tapi saya termasuk percaya dalam perspektif psikologis. seringkali kita berpikir bahwa pikiran dan perasaan menentukan kebiasaan ataupun cara hidup. padahal sebaliknya, kebiasaan ataupun cara hidup juga menentukan suasanan pikiran dan perasaan. jika kita memakai pakaian yang bersih, rapih, dan wangi maka kita akan bertindak lebih tenang, perilaku lebih terkendali, dan bersikap lebih profesional. seseorang yang baju nya dimasukan, dengan kemeja, dan sepatu yang memberi nuansa formal akan mengkondisikan identitas nya sebagai seoerang dalam suasana kerja atau formal. bila seseorang berpakaian santai, kasual, maka ia akan merasa lebih bebas untuk bertindak atau bergerak. tentu saja hal tersebut bisa dipahami dalam konteks budaya kerja yang berbeda-beda, tetapi saya pikir seorang dokter dengan pakaian identitas nya jelas memberi kesan dan aura profesional bagi pasien nya. resep nya sederhana karena pasien percaya dengan sikap profesional seorang dokter dari pakaian dan perilaku nya.

Begitupun siswa-siswa dengan pakaian rapi dan bersih akan merasa lebih baik, tenang, dan siap dalam belajar dibandingkan dengan siswa yang pakaian nya acak-acakan, kotor, ataupun sengaja dikeluarkan. hal ini masih dalam hipotesis saya, karena konteks suasanan perlu dipahami apakah memang baju nya terlalu kecil, baju nya sudah lama dipakai, ataupun cuaca nya panas sehingga siswa memilih baju dikeluarkan. Tentu saja aturan tetaplah aturan, pakaian mempresentasikan identitas individu pada permukaan, karena hal itulah bagian kualitas individu yang terlihat orang lain. 

Jangan menilai seseorang dari penampilan nya, tetapi semuanya berawal dari penampilan. begitu lah kutipan ataupun kata pepatah yang masih saya ingat. selanjutnya, dalam memahami penampilan ini bukan soal pakaian mahal ataupun bermerk terkenal, hal terpenting cara seorang individu mengekspresikan diri nya sesuai dengan konteks sosial dan budaya yang berlaku - dengan cara yang baik, bersih, dan pas dengan diri nya. 

............

Kebersihan Barang Milik Pribadi

saya pikir barang pribadi bagian identitas lain dari individu, seperti kendaraan, alat komunikasi, ataupu perlengkapan harian seperti tas, handphone, ataupun meja kerja.  Meja kerja disini merupakan hak pakai individu pada lembaga atau perusahaan. seringkali meja kerja yang tertata rapi menunjukan bahwa individu tersebut terorganisir, rapi, dan teratur. Meja kerja yang berantakan dan bertumpuk berterusan menunjukan kurang nya perhatian individu pada sesuatu disekitarnya.

jika kita melihat memakai kendaraan yang bersih, saya pikir itu menunjukan tanda ia peduli dengan apa yang dimiliki. memberi kesan bahwa orang tersebut peduli dan mampu merawat barang yang dimiliki nya. kutipan lain dari  Jeff O'Dell dari buku menuju proses aktualisasi diri karya Dan Miller & Maxwell Maltz mengatakan :

"Bagaimana orang mengurus mobil adalah indikator yang menakjubkan bagaimana oran mengurus hidup nya"

Kita memang tidak punya mobil lalu mengurus nya, tapi kita bisa mengurus apa yang sudah kita punya seperti kendaraan motor, sepeda, ataupun barang elektronik pribadi yang jika kita merawat nya itu menunjukan kesadaran kita akan sesuatu sebagai tanda kepedulian dan perhatian. Termasuk pada kebersihan akan kendaraan, barang elektronik, ataupun kamar pribadi menunjukan bahwa kualitas hidup suatu individu yang sudah baik.

......

Kesimpulan nya.

Kualitas individu banyak ukuran nya, seperti keahlian, karakter, prestasi, pendidikan, dan bahkan kecerdasan. kebersihan yang melekat pada individu, bukanlah penilaian akhir untuk mengukur seorang manusia. kebersihan hanyalah tanda bahwa individu tersebut peduli dengan diri nya, memiliki kendali yang baik, perhatian untuk merawat diri, dan bisa memberi kesan positif pada orang lain.

Standar kebersihan seorang individu akan membawa nya pada kenyamanan diri, rasa penerimaan, dan suasana positif, dan hal itu menular, jika ia melihat sesuatu yang kotor, tidak teratur, berantakan akan menimbulkan rasa tidak nyaman. kebiasaan yang baik membawa pada kondisi yang membaikan keadaaan, individu yang mencintai kebersihan diri akan ikut merawat keteraturan lingkungan nya, termasuk ruang-ruang publik yang bisa diakses, seperti Sekolah, Masjid, dan Mall. jika individu terbiasa hidup jorok, berantakan, dan standar kebersihan nya tidak ada, maka ia akan membiarkan ruang-ruang disekitarnya akan tampak seperti jendela pecah ataupun tempat yang kumuh. hal ini berbahaya jika dimiliki banyak orang, bayangkan jika ada 40 dari 50 orang buang sampah sembarangan, tapi pikirkan sebaliknya jika 40 dari 50 orang membuang sampah pada tempat nya.

Saya percaya jika lingkungan sudah dikondisikan bersih maka akan berpengaruh terhadap perilaku individu, begitupun pada apa yang dikenakan oleh individu seperti pakaian, tas, dan kendaraan, bisa memberikan nuansa positif dan kesan yang baik dari orang lain. karena simbol-simbol kualitas diri tidak selalu diukur dari CV kita tapi dari apa yang ada disekitar kita dan sering dilihat orang lain pada diri kita.

saya tutup, "kebersihan sebagian dari Iman " , hehe.


Posting Komentar untuk "Kebersihan itu simbol kualitas diri"

🟢 WA
Insight

harap tunggu sebentar :)

☀️ 0%
🔔 Artikel selesai dibaca