Selamat Datang
Selamat Datang - Ruang Kita Bercerita *** Selamat Datang - Ruang Kita Bercerita

Catatan HUT RI ke-81

Sunardi · Penulis Tamu
·
Sebuah Catatan untuk hari ini, untuk Indonesia yang nanti

Sudah 2 tahun berturut-turut tidak mengikuti upacara langsung di lapangan Kecamatan Klapanunggal, Bogor.  satu karena sakit, yang kedua karena liburan. 

Sebenarnya, hampir 3 tahun berturut-turut sih, karena yang ke-tiga bisa jadi karena "kecapean". Kalo pun saya tidak ikut, apakah saya bisa terkena sanksi dan kalo pun saya ikut apakah sudah cukup dianggap nasionalis.

Sebenarnya, kalo Upacara ya upacara saja, kalau mau kibarin bendera merah putih ya tinggal kibarkan saja, tanpa perlu adanya tafsir berlebih atas diri kita, kenapa mau melakukan sesuatu atau tidak.

Namun, lagi-lagi saya perlu alasan yang cukup kuat dan sadar bahwa itu kemauan saya, bukan sekedar ikut-ikutan apalagi karena adanya sanksi - aturan yang mengikat. saya mengikuti upacarakarena hal tersebut himbauan dari lembaga sekolah agar semua guru - pegawai yang bekerja di bawah intansi pemerintah turut serta "hadir" mengikuti upacara HUT RI ke-81.

Khawatirnya, jika saya tidak membiasakan ikut upacara se tahun sekali tersebut, saya akan terbiasa. walaupun, suatu saat inginnya upacara diatas gunung. next lah, insyaAllah. makanya, pikiran pengen teriak "Merdeka" tapi hati pengen ke "Merbabu".

Setelah perjalanan waktu yang saya habiskan berdiri di upacara kemudian duduk ngopi lalu rebahan di rumah, saya ingin membagi apa yang saya pikirkan untuk direfleksikan, menjadi beberapa hal berikut :

Arti Upacara Bendera

Saya selalu berusaha membayangkan bahwa bendera merah putih yang berkibar terutama pada momen seperti HUT RI memiliki perjalanan sejarah yang penuh darah. Tidak mudah dulu mengibarkan bendera merah putih, syaratnya harus ada pertumpahan darah melawan penjajah terutama Belanda. Bahkan, jika membaca sejarah insiden hotel yamato di Surabaya, maka kita akan melihat betapa bangganya para pejuang bisa melihat bendera tersebut berkibar menggantikan bendera belanda yang dirobek warna birunya. 

Mengibarkan bendera bukan sekedar ritual formalitas, setiap bendera yang berkibar merupakan simbol perjuangan yang akan terus ada hingga tumpah darah penghabisan. Jika membaca kisah-kisah perjuangan, baik dalam cerita, buku, hingga film, bendera yang berkibar merupakan simbol persatuan dan kehormatan bangsa-bangsa diantara mereka yang sedang berperang langsung dengan berkuda.

HUT RI bukan HUT Presiden

Tujuan utama upacara bendera, menurut saya itu untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan dirinya untuk bangsa dan negara, bukan untuk mengorbankan rakyatnya demi kepentingan penguasa. ehh maksudnya, bukan begitu...

Ya lihat sendiri lah, baru kali ini saya lihat upacara tidak menunjukan esensi yang sebenarnya, hanya menunjukan citra pemerintah masa kini dengan segala atribut baik di spanduk ataupun doa dengan klaim keberhasilan se-pihaknya.

sampai kalimat ini, jika ada yang tidak terima dengan tulisan saya, silakan tulis di kolom komentar ya. saya mau melanjutkan..

saya suka melihat seremoni upacara di Istana Negara dari SD hingga beberapa tahun ke belakang. satu hal yang tidak saya suka ketika segala sesuatu terkesan 'dipaksakan' atau dibuat mengada-ngada yang bukan pada tempatnya. ada dua hal yang menurut saya tidak perlu, yaitu :

  1. ketika spanduk berwajah Presiden Prabowo berkibar di udara dalam atraksi yang dilakukan Kopassus berbarengan dengan bendera merah putih dan tulisan Dirgahayu HUT RI ke-81. 
  2. Doa yang dilakukan oleh Menteri Agama -Nasaruddin Umar yang terkesan ketiadaan empati bagi masyarakat daerah yang sedang terkena bencana yang justru isinya lebih ke laporan kerja pemerintahan Prabowo.
itu saja terkait hal yang menurut saya kurang sesuai penempatannya.

Rakyat berlomba, Pejabat Berpesta.

Agustus selalu identik dengan lomba. ntah pikiran saya yang berubah atau memang saya yang bertambah usia, sehingga melihat sesuatu tampak dari arah yang berbeda. Hampir setiap tahun selalu ada tradisi lomba yang mana setiap tahun tersebut masyarakat harus meminta sumbangan untuk melaksanakannya.

Lomba agustus dalam bentuk apapun tujuan sebenarnya untuk hiburan. maka nya, lomba-lomba dibuat se aneh, absurd, dan seru dalam arti mengundang tawa penonton. sedikit sekali, lomba yang menampilkan maskulinitas biasanya Panjat Pinang namun sekarang itu jarang saya lihat. 

Ada perbedaan keceriaan rakyat dengan keceriaan pejabat dalam merakayakan agustusan. Keceriaan rakyat saat merayakan agustusan bukan karena mereka merdeka tapi cara mereka melupakan diri dari terjajahnya pada himpitan ekonomi. Sementara, Para Pejabat tertawa saat mereka lupa bahwa ada kewajiban dibawah kekuasaannya mengenai hak-hak rakyat yang belum terpenuhi.

Hal ini tampak seperti frasa "Roti dan Sirkus" berikan rakyat makanan dan hiburan agar ia melupakan masalah yang berkepanjangan.

Sang Paskibraka dan Kebanggaan Orang Tua

Upacara HUT RI dalam lingkup formal baik tingkat kecamatan hingga nasional, tentunya tidak bisa dilepaskan dari peran "Paskibraka". Peran mereka sebagai pembawa dan pengawal bendera merah putih untuk dikibarkan menjadi sorotan utama dari banyak pasang mata baik yang menyaksikan langsung ataupun media. 

Dibalik para pejabat yang duduk manis, dibawah tenda-tenda tersebut, ada orang tua yang sedang menyaksikan putra-putrinya dalam iringan langkah kaki Paskibraka. Tentu saja, ada rasa haru, bangga, dan bahagia dibalik mata mereka.

Hari ini dan pada tulisan ini :

saya mengucapkan selamat kepada para Paskibraka terutama untuk anak-anak SMAN 1 Klapanunggal yang terpilih sebagai Paskibra Hut RI ke-81 baik tingkat Kecamatan maupun Kabupaten Bogor.

Khususnya, untuk Rizky dan Satria di tingkat Kecamatan juga Anggia di tingkat Kabupaten Bogor.

MasyaAllah untuk Anggia yang terpilih menjadi pembawa baki, sebuah posisi yang bisa jadi impian bagi orang-orang yang terpilih di Paskibraka tersebut.

Catatan khusus mereka saya buat karena saya bangga bahwa kalian dulu anak-anak X5, setidaknya bisa mengobati beratnya tugas walas saat harus membimbing anak-anak X5 yang masih sulit berubah ke arah lebih baik. 

Selamat Dirgahayu ke-81 Indonesia-ku.💖


Posting Komentar untuk "Catatan HUT RI ke-81"

🟢 WA
Insight

harap tunggu sebentar :)

☀️ 0%
🔔 Artikel selesai dibaca