Bumi :
Planet yang
dianggap rumah bagi manusia, bahkan oleh tim autobots sekalipun. Xixi.
Ya, manusia
itu lah kata kunci nya. Tanpa manusia, tanpa kita, bumi tak bermakna, apakah
iya ?
Bumi
hanyalah debu kecil di alam semesta, mengembang dalam ruang yang semakin luas
setelah 13 milyar tahun lalu. Titik ini muncul sekitar 4,6 milyar tahun lalu,
berputar, berotasi, menjelajahi bima sakti Bersama sang induk – matahari.
Evolusi
material bumi dalam zona goldilocks- ya
nama tersebut sebutan lain untuk ‘zona nyaman”.
Nyaman bagi
muncul nya awal kehidupan.
Bagaimana
kehidupan bermula menurut sains ? percobaan urrey mencoba membuktikan nya.
Sebagaimana
percobaan sains tidak selalu untuk menunjukan jawaban yang benar, ini sebuah
hipotesis yang muncul dari sup primordial , apa itu ? sebuah kondisi awal bumi
yang panas yang terdiri dari beberapa senyawa yang dianggap sebagai pemicu awal
kehidupan.
Yang pasti,
manusia sudah muncul, begitupun dengan kita, bukan hanya evolusi biologis
tetapi evolusi kesadaran. Manusia memberi nya nama tentang sebuah planet batuan
yang kini bisa ditinggali, dengan nama bumi.
Ya sebuah
nama “bumi” bagi kita, bagi orang Indonesia. Ditempat lain, dalam dunia
dewa-dewa ia Bernama “Gaia” , warga global menyebut nya “earth”.
Semua itu
merujuk pada satu tempat di alam semesta, tempat kehidupan itu berada, tempat
manusia menjalani cerita. Dari sudut voyager yang sudah mengorbit 30 tahun
lebih melewati batas tata surya, planet bumi, hanya setitik terang seperti debu
terbang yang terkena Cahaya sore hari.
Dari alam
semesta yang luas bumi tak terlihat, tampak tak berperan. Dari bumi yang kecil,
alam semesta tampak seperti keajaiban, dan kita memandang nya sebagai Dunia.
Tempat
manusia berpetualang dan juga berpulang, berperang dan berdagang, membangun
koloni, dari desa-desa hingga menciptakan kesepakatan ide dalam bentuk negara.
Bumi terus
mengorbit semenjak terbentuk nya, selama manusia itu ada , selama itu lah
cerita tentang bumi kita berjalan, membentang dari masa lalu hingga masa depan
dalam tahun peredaran bumi mengelilingi matahari.
Ruang :
Sebuah kata
yang merujuk pada satu tempat, namun terbatas pada batas-batas fisik. Ruang
juga mencakup pada satu wadah yang bisa diisi oleh benda .
Sebenarnya,
itu makna yang definitif.
Bagi saya,
ruang adalah wadah yang bisa diisi oleh benda atau makna dimana batas-batas itu
adalah pikiran kita. Bumi sebagai ruang yang bisa ditinggali, dan bumi sebagai
ruang membangun narasi.
Ya, sebuah
narasi.
Bumi dan
alam nya sebagai tempat berimajinasi, tempat manusia menciptakan makna. Memberi
ruang bagi manusia untuk menafsirkan kehidupan nya. (ko sampai ini puitis
banget ya tulisannya)
Cerita :
Siapa yang
suka curhat ? walau ujung-ujung nya ghibah (ya Allah jauhkan kaya gini). Inti
nya manusia pasti suka cerita, karena dengan cerita manusia mencoba untuk
menyesuaikan pengalaman perjalanan hidup nya dengan imajinasi yang coba
dibangun melalui narasi orang lain.
Banyak
Pelajaran hidup yang diperoleh bukan dari buku Pelajaran semata, melainkan
dengan cerita. Why ? karena dengan cerita biasanya kita mencoba memahami tanpa
merasa diajari.
Bener nggak
? mudah-mudahan bener ya, hhe..
Jadi,
kesimpulanya.
Bumi Ruang
Cerita – adalah wadah bagi kita untuk memperkaya Pelajaran melalui perjalanan
hidup yang bisa kita peroleh melalui bacaan, pengalaman, ataupun gagasan orang
lain.
Bumi
sebagai tempat tinggal kita.
Ruang
sebagai wadah bagi ide dan makna.
Cerita sebagai
Cara menyampaikan Pelajaran, bukan perasaan. Eaa
Jadi begitu
ya, bisa dipahami maksud blog ini. Maaf kalo mukadimah nya kepanjangan, semoga
tidak buang-buang waktu anda. Terimakasih sudah merelakan lebih dari 5 menit
nya untuk – pengantar berharga ini. Wkwk.
Posting Komentar untuk "Bumi Ruang Cerita ; Filosopi"