Selamat Datang
Selamat Datang - Ruang kita Bercerita *** Selamat Datang - Ruang kita Bercerita

Anarkisme dan Esai-esai

Apa yang kita bayangkan ketika mendengar kata "Anarkisme" ?

jika yang kita bayangkan chaos, kerusuhan, pemberontakan, dan pengrusakan - maka kita harus melihat kembali paham dari "Anarkisme". terutama dari sisi filsafat, bukan arti yang kita pahami dalam kehidupan sehari.

Pemahaman Anarkisme. pokoknya kalo ada "Isme" nya itu aliran/pandangan hidup yang dimiliki orang lain.

sumber gambar : indoliterasi.com


Anarki dipahami sebagai "ketiadaan pemerintah" dan "kekacauan" , seringkali bersinonim dengan "kerusuhan". Terus kalo Anarkisme ?

Dalam buku Anarkisme dan Esai lain - anarkisme dijelaskan sebagai upaya membangun masyarakat tanpa negara yang diorganisir melalui asosiasi sukarela, dengan penekanan pada kebebasan individu, otonomi, dan pentingnya mengatasi dominasi dan hierarki.

konsep yang disampaikan dalam buku tersebut adalah penolakan atas suatu kehendak organisasi negara atas kebebasan individu, keinginan terbentuk nya masyarakat yang hadir tanpa otoritas yang membelenggu.

ibaratnya, aku bisa ngatur hidup ku dengan cara yang ku mau, penguasa gak boleh mengatur aku- cara menjalani hidup.

kenapa saya baca buku ini, karena penasaran aja sih dengan gagasan nya. apakah bisa menjawab asumsi saya berdasarkan realita dari sudut pandang yang disampaikan buku ini, seperti :

Dalam diri manusia ada namanya keinginan untuk bebas, berkehendak, dan menentukan nasib nya sendiri. apalagi kalo ada aturan yang mengekang, biasanya ada kehendak untuk menentang.

Manusia memiliki keinginan untuk mengatur dirinya sendiri, kebebasan untuk berekspresi, dan menolak dominasi orang lain atas dirinya. fakta nya ?

Kemandirian individu atau masyarakat tanpa aturan yang mengikat dapat berubah menjadi hukum rimba, yang kuat adalah pemenangnya. kebebasan bisa mengarah pada kebablasan, dan penolakan atas dominasi orang lain lebih bersifat pasif-agresif. bisa memunculkan permusahan antar kelas budak dan tuan, ehh ujung-ujung nya revolusi bisa terjadi, jika tidak pembungkaman atas hak-hak individu malah menjadi-jadi. bukan hanya soal politik, tapi juga moral individu.

bayangkan seorang budak yang harus selalu mengikuti kehendak tuan nya, hak-hak individu nya tidak muncul. seorang perempuan dalam budaya masyarakat tradisional hanya dijadikan sarana melahirkan anak dan membesarkan tidak mendapat akses pendidikan. seorang anak dipaksakan mengikuti kehendak orang tua nya untuk memasuki pekerjaan yang tidak diinginkan anak nya sehingga menjalaninya setengah hati.

lalu, ketika seorang budak meminta hak kebebasan individunya, seorang perempuan yang meminta hak pendidikan yang sama dengan laki-laki, dan seorang anak yang meminta kebebasan memilih jalan hidup atau karir nya. apakah ini disebut pembangkangan, penentangan, atau anarkisme itu sendiri ?

saya ingin menggali pemahaman mengenai anarkisme pada buku ini, karena tujuan kita mempelajari sesuatu untuk mengenali 'mengapa anarkisme itu bisa dianggap baik'. tidak bagi semua, tapi bagi beberapa orang.


disclaimer : 
pemahaman saya tentang anarkisme terbatas, karena kita memerlukan sumber-sumber lain sehingga tulisan ini bukan untuk mempromosikan paham-paham tertentu, tetapi untuk sekedar perkenalan diawal dan meluruskan persepsi yang keliru mengenai anarkisme.

.....
Emma Goldman, Seorang Anarkis.

Buku "Anarkisme dan Esai-Esai lain" ditulis oleh Emma Goldman adalah seorang anarkis, feminis, dan aktivis politik keturunan Lituania yang menjadi tokoh berpengaruh dalam gerakan anarkis di Amerika dan Eropa pada awal abad ke-20. ia dikenal karena pidato-pidatonya yang berapi-api, tulisan-tulisannya tentang kesetaraan perempuan, cinta bebas, hak-hak pekerja, dan kebebasan berbicara

Mengenali penulis nya berarti kita membuka lapisan jiwa dan emosi yang membentuk pandangan nya. Mengapa orang-orang memiliki pandangan dan keyakinan tertentu untuk terus diperjuangkan. Sehingga kita bisa melihat motivasi paling dalam atau "WHY" dari seseorang tentang alasan yang memicu nya tentang mengapa ia mengambil tindakan tersebut.

Jangan heran bila isi dalam buku tersebut Emma goldman banyak mengkritik tentang suatu sistem baik negara, pendidikan, pernikahan, bahkan termasuk agama. Sekilas masa lalu Emma Goldman yang penuh kekerasan, seperti sering dicambuk ayah nya waktu kecil dan melihat seorang rakyat jelata yang dicambuk dengan knout di pinggir jalan.

Anarkisme dibuku ini tentang apa sih ?💬

Emma mengkritik gelombang emansipasi pertama karena cakupan nya masih sempit. Ia juga menganalisis kegagalan sistem penjara, tertuama dari sudut pandang pengalaman pribadinya di Penjara.
Bagi Emma, nasionalisme dan semangat patriotik ia anggap sebagai doktrin yang justru membatasi kebebasan individu.

Buku ini juga membahas peran agama sebagai salah satu bentuk otoritas yang dianggap menindas dan membatasi kebebasan manusia, kalau yang ini sih gak setuju yaa. Goldman juga mengeksplorasi seni dalam perubahan sosial dan kebebasan individu.

Apakah Anarkisme itu Ideal ?

ideal itu bukan berarti gagasan tersebut akan selalu berlaku disetiap tempat dan sepanjang waktu. anarkisme bisa menjadi suatu motif individu untuk membebaskan dirinya dari kekuasaan yang mengekang nya. anarkisme menentang sistem yang ototoriter, anarkisme peduli pada kesejahteraan individu.

dalam konteks hari ini, ketika ketidakadilan suatu kebijakan dibiarkan, suara-suara kebenaran dibungkam, atau kritik atas pemerintah dianggap perlawanan.  begitupun ketika tersangka korupsi mengalami hukuman ringan, ketika lingkungan alam dieksploitasi berlebihan, atau pemerintah melakukan pembungkaman pada media masa. Anarkisme akan tetap menjadi semangat perlawanan yang menolak untuk diam ketika pemerintah menjalankan kesewenang-wenangan.

Anarkisme seperti bahasa tubuh yang tidak tunduk pada perintah dengan suara yang keras.

berat jugaa ya, nulis topik kaya gini.👮

saran saya baca buku apa saja boleh, asal jangan ditelan mentah-mentah, jadikan sebagai wawasan.👌

Posting Komentar untuk "Anarkisme dan Esai-esai"

🟢 WA
Insight

harap tunggu sebentar :)

☀️ 0%
🔔 Artikel selesai dibaca