Lagi suka baca buku seputar dunia intelijen. sebuah dunia yang penuh strategi kecerdasan dan kecerdikan, kepiawaian dan kewaspadaan. seperti kerja otak yang mengendalikan tubuh organisasi negara hingga dunia.
saya penasaran dengan mossad, karena lembaga intelijen yang dikenal bermain taktis, senyap, militan, dan piawai dalam memainkan psikologis musuh. Referensi yang saya gunakan adalah buku Gideon's Spies karya Gordon Thomas.
buku ini menceritakan tentang sejarah terbentuknya mossad, latar belakang, pengaruh, dan cara kerja mossad berdasarkan peristiwa yang sudah terjadi. penulis mendapatkan sumber terpercaya karena wawancara langsung dengan mantan perwira (katsa) mossad beserta dokumen-dokumen yang penulis (Gordon Thomas) pelajari.
well, kita kenalan sama Mossad. bukan untuk menjadi teman ya, tapi untuk waspada terhadap skenario mossad.
Mossad - si penjaga bayi bernama Israel.
Mossad merupakan frasa dari ha-Mossad le-Modiin ule-Tafkidim Meyuhadim. diartikan sebagai "insitut pusat intelijen dan operasi khusus" dalam hal ini Israel.
Awal berdirinya Mossad seperti penjaga bayi baru lahir bernama Israel.Keberadaan Mossad datang dari semangat untuk berdirinya negera Israel. mula nya saat para penziarah yahudi dari negara lain datang berdoa di tembok ratapan mereka di usir oleh orang arab, kecuali yahudi pribumi palestina yang disebut yishuv. para peziarah mendapat pengusiran dalam bentuk lemparan batu bahkan tembakan dari orang arab karena dianggap mengganggu stabilitas masyarakat setempat. hal inilah yang mendorong para pemimpin komunitas yahudi palestina (yishuv) melakukan pertemuan.
Pertemuan tersebut mereka membahas strategi agar terhindar dari demonstrasi bangsa arab saat melakukan syema (semacam ritual doa). tujuannya untuk mendeteksi sedini mungkin tentang serangan pihak arab. dalam pertemuan itulah salah satu peserta mengatakan :
"kita harus ingat kitab suci kita. sejak masa Raja Daud hingga seterusnya, bangsa kita selalu mengandalkan intelijen yang baik".
Pernyataan tersebut menginspirasi - membuat mereka meluaskan jaringan informasi dari tukang semir sepatu perwira inggris, pedagang kaki lima, mahasiswa, guru dan pebinis, termasuk beberapa orang arab direkrut dan dibayar sebagai jaringan informan yahudi.
Pada akhirnya mereka tidak hanya memeroleh informasi tanda awal mengenai serangan orang arab, tapi juga penguasa Inggris di Palestina. hal-hal tersebut terus dilakukan hingga terbentuknya mossad dan awal berdirinya israel, selama perang arab, perang dengan mesir, dan termasuk perang 6 hari.
taktik yang mereka lakukan berbagai macam, seperti penyusupan pada agen intelijen musuh, membayar pihak luar, loyalitas sayanim (warga yahudi di negara luar), jebakan seksualitas-alkohol, mitra pada suatu lembaga negara, dan taktik psikologis
Beberapa peran Mossad, dari apa yang sudah terjadi dalam buku Gideon Spies edisi 1, berikut saya sampaikan :
Kematian Lady Diana di Paris
Kematian lady diana tentu menggemparkan dunia saat itu, seorang putri yang tidak dicintai raja inggris tapi dicintai oleh warga dunia. kematian Lady Diana juga mengundang kontroversi hingga teori konspirasi. Peristiwa pada tanggal 31 agustus 1997 tentang kecelakaan mobil yang menewaskan 3 orang, diantaranya Lady Diana, Dody Alfayed (kekasih), dan Henry Paul (supir)
Sebelum kecelakaan tersebut, salah satu perwira mossad bernama Maurice,telah banyak melakukan komunikasi dengan Henry paul (supir) sebagai kepala keamaan hotel Ritz, di Paris. Tujuan perwira mossad tersebut lebih tepatnya untuk mengetahui daftar tamu yang akan memasuki hotel tersebut karena dicurigai sebagai tempat bertemu nya agen penjualan senjata timur tengah. Perwira atau katsa tersebut mencoba melobi dan memantau psikologis Henry paul karena ia tahu telah mendapatkan banyak uang dari paparazzi yang mencoba mengambil gambar terbaik dari dua selebritas, yaitu Lady Diana dan Dody Al-fayed. Tekanan psikologis bersama alkohol diduga memengaruhi Henry paul menjadi penyebab kecelakaan di terowongan kota paris tersebut, hingga menyebabkan kematian dua selebritas. Tidak ada yang tahu, bahwa agen mossad sudah berada disana memantau perkembangan Henry Paul bahkan mengintimidasi nya jika tidak membantu dalam mengungkap daftar tamu. meskipun hal itu tidak terkait, tidak ada yang menyadari bahwa agen mossad telah ikut memengaruhi psikologis Henry paul.
Mossad di Jantung Vatikan
Mossad telah mempelajari cara diplomasi CIA dengan kepausan (kepala vatikan). Mereka memahami bahwa membuka pintu diplomasi dengan Vatikan bukan hal yang mudah, bahkan CIA sendiri. Mereka baik Mossad dan Vatikan memainkan peranan penting dalam isu-isu global, politk dan perdamaian. CIA mengkhawatirkan Vatikan memberi ruang bagi sosialisme karena prinsip kesetaraan-keadilan yang disuarakan. Vatikan juga masih berpihak pada Palestina, tentang hak-hak pribumi palestina mengenai perjuangan mereka atas tanah leluhurnya. Bahkan di Tahun 1948, Israel dengan Vatikan pernah menjalani hubungan yang sangat dingin terkait pementasan ulang mengenai pengadilan kristus.
Pada tanggal 19 Mei 1981, terjadi Insiden penembakan terhadap Paus Yohanes Paulus oleh seorang radikal bernama Mehmet Ali Agca, beruntungnya hal tersebut tidak membunuh "bapak suci" tersebut. setelah 2 tahun insiden penembakan, mata-mata sang paus bernama Luigi Poggi membeberkan fakta kepada Paus Yohanes tentang plot penembakan terhadap diriny.a Hal itu disampaikan Luigi Poggi karena ia sering mengadakan kontak dengan Mossad, sebagaimana Luigi Poggi memperoleh data intelijen dari Eropa Timur.
Berdasarkan informasi dari Mossad, plot untuk membunuh paus dimulai dari Teheran. pengetahuan itu akan mewarnai sikap Yohanes Paulus terhadap Islam dan Israel. ia semakin sering memberitahu staff nya bahwa konflik riil yang terjadi di Dunia bukan antara Barat dengan Timur, yaitu Amerika Serikat dan Rusia, tapi antara fundamentalisme Islam dan kekristenan. Dihadapan publik ia secara berhati-hati membedakan islam, yaitu iman agama itu,dari fundamentalisme islam. semua informasi itu diperoleh paus melalui konfirmasi dengan seseorang yang dulu akan membunuhnya, pertemuan di penjara Rebbibia, Roma.
Skenario Penangkapan teknisi nuklir di London
Seorang mantan teknisi nuklir - reaktor Dimonaa, wilayah Neghev Israel. Orang tersebut bernama Vanunu diburu oleh agen Mossad karena telah membocorkan hal paling rahasia yang disembunyikan Israel. Rahasia Nuklir Israel yang tidak diketahui publik.
Agen Mossad bergerak cepat dan taktis, dengan memikirkan beragam skenario untuk membawa kembali Vanunu ke Israel, yang ada di London. Vanunu diterbangkan dari Sidney ke London oleh The Sunday Times. Mossad yang mendapat informasi dari Robert Maxwell, seorang konglomerat dan pemilik media the sunday mirror memberitahu mossad tentang sumber informasi yang didapat. Hal tersebut ia dapatkan dari Guerrero seorang jurnalis kolumbia.
Hingga akhirnya, salah satu agen Mossad perempuan, bersiap melakukan skenario menjadi teman kencan Vanunu di London. Vanunu terpikat dibawa menuju ke Roma, rumah saudara perempuan agen tersebut. padahal itu tempat agen mossad lainnya menyiapkan alur penangkapan. Vanunu dibius, dibawa ke laut terbuka menuju kapal besar yang berlabuh di Mediterania untuk membawa kembali Vanunu menuju Israel.
.....
Kesan dari Buku tersebut.
Kemampuan penulis dalam membuat alur cerita dari kasus-kasus berbeda membawa emosi kita ikut tergerak ke lokasi kejadian, seperti novel thriller Dan Brown. Penulis mengakui pada salah satu kasus ikut melihat langsung kejadian atau bahkan mendokumentasikan dialog Paus Yohanes Paulus dengan Penembaknya bernama Mehmet Ali Agca di Penjara.
Buku tersebut membahas pandangan serta beberapa kebijakan yang terus berubah di tubuh Mossad. Buku tersebut menceritakan kasus-kasus yang berkaitan dengan Mossad, karena intelijen tersebut memang berbeda dengan CIA yang selalu identik dengan teknologi canggih. Mossadd seperti zetsu hitam dalam serial naruto yang ikut menjalankan strategi manipulasi dan kendali, tak terlihat tapi ia bekerja yang membayangi intelijen lain. Jika pun ia telah menyelesaikan misi nya, seperti membunuh target/sasaran maka mereka tidak diketahui jejak nya. jika pun media mengaitkan nya, maka intelijen lain yang dikenali sidik jari nya.

Posting Komentar untuk "GIDEON'S SPIES"