Bentar lagi ganti tahun, biar hidup gak flat atau sama aja, minimal kita punya rencana dan tujuan termasuk goals yang ingin kita capai, ntah di tahun tersebut atau tahun tahun selanjut nya.
minimal hidup gak hampa, ga stuck, tahu apa yang mesti kita lakukan demi hidup berkelanjutan, ciee elah.
oke,
banyak hal yang ingin kita capai, biasanya kita gunakan logika "seandai nya" . Istilah keren nya "counterfactual thinking", yaitu situasi psikologis berkaitan dengan "bagaimana jika", atau "Seandainya saja". pada dasarnya manusia bisa membayangkan hasil itu bisa dicapai dengan gambaran jika ia memiliki sesuatu yang membawa nya pada tujuan tersebut.
Contoh nya, Seseorang beritikad untuk berbuat lebih baik jika kesulitan itu bisa terlewati, dia akan memberi bantuan jika diberi kemudahan, dia akan membantu orang lain jika sudah kaya, semangat dalam belajar jika punya fasilitas yang mendukung. semua itu bisa saja terjadi, baik sebagai pendukung atau justru membalikan fakta bahwa ia tidak mampu melakukan nya.
Anggapan bahwa seseorang beritikad ataupun berjanji melakukan sesuatu jika terpenuhi standar hidup yang diinginkan. Dia akan menabung jika banyak uang, padahal menabung bisa menyimpan banyak uang. Dia akan menyelesaikan tugasnya jika memiliki waktu luang, padahal jika ia menyelesaikan tugasnya ia memiliki banyak waktu luang. Dia akan melakukan yang terbaik dalam hidup nya saat kesulitan, namun seringkali tak berdaya saat hidup nya dimudahkan. Tentu saja, hal ini bergantung pada komitmen, semangat, tekad, dan janji pada diri sendiri.
Awal tahun selalu dimulai dengan harapan, rencana, dan target yang ingin dicapai. Manusia selalu berharap bisa menemukan versi terbaik dalam hidup nya. Kesempurnaan menjadi tujuan, meskipun bukan sesuatu yang maksimal, tapi akan selalu berganti menjadi versi kesempurnaan yang lebih baik. Seiring waktu manusia selalu memiliki keinginan yang bertambah, tapi satu hal keinginan untuk merasa hidup layak dan ideal sesuai dengan versi kesempurnaan nya.
Manusia berharap bisa hidup secara lebih baik, menyelesaikan tugasnya secara bertahap, mengelola waktu nya dengan bijak. Meskipun itu tidak selalu terjadi setiap hari, namun keinginan-keinginan versi terbaik nya, membantu orang lain, memudahkan pekerjaan, menata hidup, tentunya perlu tekad dan komitmen yang kuat, seperti otot yang terus dibangun sekalipun godaan penundaan bermunculan.
Percayalah tugas kita bukan untuk memenuhi semua rencana, tidak ada hari yang sempurna, tugas kita hanya sekedar menjalankan kewajiban untuk menepati janji kita, melakukan standar layaknya hidup sebagai seorang manusia yang berjuang untuk sesuatu yang berarti bagi nya. Laksanakan tugas hidup kita dengan baik, meski terkadang sulit menjalani nya, setidaknya kita mendapatkan diri kita lebih dekat pada versi terbaik dalam hidup.
Rencana, target, impian, bahkan semua itu selalu kita bayangkan dalam hidup, bukan lagi waktu nya menunggu. Maka kita jemput setiap impian itu selangkah lebih dekat, secara rasional, secara wajar, tugas kita berihtiar, berjalan, dan meninggalkan angan-angan. karena angan-angan itulah yang membuat hidup kita jauh dari tujuan hidup yang ingin diraih. maka kewajiban mu adalah menepati janji mu.
Posting Komentar untuk "Kewajiban mu adalah menepati janji mu"