Selamat Datang
Selamat Datang - Ruang kita Bercerita *** Selamat Datang - Ruang kita Bercerita

Keahlian mu Senjata mu

Rumput tetangga selalu 'tampak' lebih hijau. pepatah tersebut menyiratkan bahwa milik orang lain selalu dianggap lebih baik. makna lebih baik, bisa dibahasakan lebih hebat, lebih beruntung, lebih bahagia, dan lain-lain.

apa benar rumput tetangga lebih hijau ? apakah tetangga tersebut melihat rumput kita lebih hijau dari nya?

ya itu perumpamaan, yang akan membawa kita pada konsep diri yang lebih utuh. ketik "MAU" kalo pengen tahu lebih lanjut. (udah kaya engagement medsos aja).

well, kita bahas. pakai bahasa agama dikit juga ya.

......

Kalau pabrik gagdet memproduksi barang biasanya disertai petunjuk penggunaan nya. gadget yang diproduksi biasanya ada beragam jenis sesuai dengan fungsi nya masing-masing. fungsi disesuaikan dengan spesifikasi produk serta setelan bawaan yang bisa dimaksimalkan.

Seperti gadget, manusia punya meliputi fungsi, spesifikasi, dan kemampuan  bawaan yang bisa dimaksimalkan.

apa maksudnya ?

Jika Smarphone diciptakan untuk fungsi komunikasi maka itu tidak bisa disamakan dengan kemampuan kamera khusus untuk memotret jika keduanya dibandingkan soal foto yang berkualitas. kamera smartphone meskipun canggih tetap kalah kualitas jika disandingkan dengan kamera compact ataupun DSLR yang difungsikan hanya untuk memotret. Smartphone tidak bisa disandingkan  dengan konsol game seperti nintendo atau Playstation jika soal pengalaman dalam bermain game. bukan berarti smartphone kalah dalam kualitas foto dan game (permainan) karena memang bukan itu fungsi utama smartphone. 

Seringkali kita lupa dengan karagaman manusia dan potensi nya, bahwa kita sendiri sering melakukan hal yang sama, membandingkan dengan kehidupan orang lain. kita menyebutnya "perlombaan" dan "kompetisi" kehidupan. berlomba-lomba dalam kebaikan dan amal itu dianjurkan tetapi untuk gengsi, prestige, dan prestasi pada bidang yang tidak dikuasai itu sama saja mengecilkan potensi diri.

.........

Kebun kita lebih hijau

jika kita mau merawat kebun di halaman kita dan fokus menyirami nya maka kita bisa melihat sesuatu yang menyegarkan dalam hidup kita. menikmati pertumbuhan tanaman dan merasakan buah nya tentu kebanggaan sehingga kita tidak sibuk melihat kebun orang lain. hidup memang perlombaan tapi berlomba dengan diri kita sendiri bahkan itu disebut arena pertarungan melawan diri.

Masalahnya, seringkali kita tidak mengenali apa aja yang bisa ditumbuhkan dalam kebun kita sehingga kita  cenderung berusaha menanam nya dalam perkebunan orang lain. kita tahu ukuran kebun kita. luas, jenis tanah, vegetasi, dan sumber daya untuk perkebunan itu dibanding perkebunan milik tetangga. jika kita menumbuhkan tanaman dikebun orang lain, berharap tanaman kita bisa lebih subur di arena orang lain, maka kita menciptakan kompetisi yang tidak akan habisnya dengan orang lain.

kompetisi ini bervariasi, seperti membangun rumah, pernikahan, kepemilikan barang dan harta, anak-anak, hewan ternak, bahkan prestasi. semua itu positif, hanya saja kita melangkah diarena yang bukan milik kita, melihat sesekali pada milik orang lain itu perlu agar kita maju, tetapi melupakan kebun sendiri hanya akan membuat kita gampang gelisah karena kita akan merasa kalah berkompetisi bukan pada area sendiri.

.......

Ingat, Setelan Bawaan

bakat tidak selalu menjawab tentang keberhasilan bila tidak disertai latihan. namun bakat membawa kita lebih cepat keberhasilan pada arena latihan yang dikuasai. seperti smartphone atau perawatan kebun yang tidak bisa selalu diukur dengan kualitas hasil yang berbeda dari orang lain, maka kemampuan bawaan merupakan senjata yang bisa memaksimalkan potensi kebun menjadi lebih bertumbuh.

kemampuan dan keahlian manusia berbeda-beda, karena nya output keberhasilan nya berbeda-beda. keberhasilan diasosiakan dengan memiliki suatu hal yang membanggakan. kebanggaan orang itu berbeda, seorang arsitek bangga bisa membangun gedungg yang megah, seorang pelajar bisa menjadi berprestasi, atlet bisa memenangkan medali, seorang politisi bisa mendapatkan jabatan penting, seorang pengusaha memiliki keuntungan besar, semua itu memiliki garis permulaan dan orbit yang berbeda seperti planet yang tetap menjaga posisi nya terhadap matahari. 

Jika kita punya bakat menulis maka pertajam dengan perbanyak menulis, jika kita videografer  kita bisa mengambil banyak referesni pengambilan video, jika kita seorang atlet bela diri maka kita bisa memenangkan setiap lomba sesuai dengan jurus yang dikuasai. semua itu bakat, keahlian, dan kemampuan itu bukan kebetulan, tetapi memang telah dipasang oleh desainer cerdas pada produk ciptaan nya. seperti pabrik gadget yang telah dirancang oleh tim ahli agar bisa melakukan kerja tertentu.

lalu, katanya mau ada sentuhan agama nya?

okey, Dalam surat Al Isra ayat 84 Allah berfirman:

قُلْ كُلٌّ يَعْمَلُ عَلَىٰ شَاكِلَتِهِ

“Katakanlah: ‘tiap-tiap kalian beramal/bekerja/berbuat menurut syakilahnya masing-masing.’”

ayat tersebut menyampaikan bahwa memang setiap orang itu bekerja berdasar syakilah-nya masing-masing. Sekaligus perintah agar kita bekerja/beramal berdasar syakilah masing-masing.

.......

Apa itu "Syakilah ?"

Para ulama menafsirkan syakilah ini dengan keadaan, pembawaan, dan kondisi unik setiap orang. Dalam bahasa Arab, kata شاكلة juga dapat dimaknai dengan profil. Asal katanya adalah شكل yang bermakna “cetakan.”

Buya Hamka dalam tafsir Al Azhar menjelaskan, syakilah adalah pembawaan lahir dan hasil pengkondisian lingkungan. Setiap orang punya pembawaan lahir (sifat atau bakat) yang khas. Lingkungan tempat hidup setiap orang, pendidikan, dan pengalamannya juga berbeda-beda. Ini membuat setiap orang “tercetak” dengan bentuk fisik maupun psikis yang berbeda-beda. Kesemuanya membentuk “jiwa” setiap orang secara unik.

Karenanya, tak usah gelisah bila kita tidak mendapati posisi kehidupan orang lain, mereka berposisi itu karena itu memang arena nya. tugas kita menjalani kehidupan ini sesuai dengan perbuatan yang bisa dilakukan sesuai cetak biru (blueprint) yang Allah swt berikan. Bisa jadi Allah mengilhami kemampuan saya menulis untuk menebarkan inspirasi melalui media ataupun buku (masyaAllah 😆). Bisa jadi kamu dengan pekerjaan yang dilakukan itu memberi maslahat kepada orang lain. gak harus jadi pengusaha untuk kaya raya, yang penting kita bermental "usaha" agar bermental "kaya". iyaa kan ?

referensi pendukung :

https://darmawanaji.com/syakilah-dan-jalan-lurus-dalam-hidup/

Posting Komentar untuk "Keahlian mu Senjata mu"

🟢 WA
Insight

harap tunggu sebentar :)

☀️ 0%
🔔 Artikel selesai dibaca