Selamat Datang
Selamat Datang - Ruang Kita Bercerita *** Selamat Datang - Ruang Kita Bercerita

Tinggalkan sesuatu yang menghambat kita maju

Sunardi Isur · Pengajar☕

    Pernah kepikiran untuk punya progres ke depan ? pasti dong, pengen bisa A, pengen dapat B, pengen ke C, dan Pengen sampai Z poko nya.

    Sesuatu yang diinginkan jika itu baik maka kita akan mengejarnya, apalagi cita-cita yang bisa bikin bangga banget kalau bisa meraihnya. Tapi, ini gak mudah kan..

Ada sesuatu yang harus kita lakukan dan ada sesuatu yang harus kita tinggalkan.

Something to Do

    Apa yang bisa kita lakukan untuk mencapai sesuatu, pastinya orang sadar diri untuk hal-hal yang membuatnya bisa sampai ke tempat yang dituju. Seperti kendaraan, perbekalan, modal, persiapan, dan dukungan tentu semua itu bisa diusahakan. Semakin baik sarana nya semakin lebih cepat kita sampai.

    Untuk menjadi berhasil kita harus lebih rajin, untuk lebih terampil kita harus lebih rajin.Ya lebih rajin dalam segala sesuatu. Semua itu bisa dipercepat untuk keberhasilannya dengan cara kita lebih rajin dalam berusaha.

    Tapi jangan lupa berdoa dan tawakkal yaa, biar nanti tidak kecewa.👌

    Satu hal lagi, waktu dan tenaga, dua sumber daya yang harus dimanfaakan dengan baik, tanpa keduanya kita akan lebih melambat. Anggaplah waktu sebagai jangkar yang menopang kita untuk lebih realistis dalam mencapai target, dan tenaga sebagai bahan bakar yang membuat kita rela mengorbankan waktu untuk sesuatu yang berharga.

    Waktu dan tenaga ini, jika dipandang dalam konteks manajemen tugas maka keduanya saling mendukung. Seringkali kita abai dengan tenaga, hanya karena kita telah menetapkan waktu untuk tugas-tugas terkait atau sekedar mengerjakan sesuatu. Namun jika tubuh lelah, jika pun waktu ada, maka hasilnya kurang efektif, karena naluri kita inginnya santai dulu.  Jadi untuk mencapai sesuatu, kita perlu melakukan sesuatu agar benar-benar sampai pada tujuan.

Something to Leave.

    Nah, ini hal yang biasanya tidak terlihat oleh diri sendiri saat ingin mencapai sasaran.

    Jika kita ingin belajar secara mendalam, bermakna, dan fokus penuh, maka kita harus meninggalkan sesuatu yang menghambatnya, seperti meninggalkan handphone dan meninggalkan waktu bermain.

    jika kita ingin lebih cepat sampai pada tujuan, anggaplah puncak keberhasilan, maka kita harus meninggalkan sesuatu yang membebani atau tidak relevan dalam perjalanan.

    Bagaimana mungkin kita ingin tahajjud namun kita tak bisa meninggalkan kebiasaan bergadang. Kita ingin hidup sehat namun tidak meninggalkan gaya hidup tidak sehat. Kita ingin cepat-cepat dalam berlari namun tidak pernah bangun dari kebiasaan rebahan. 😅.

    Jadi satu hal penting yang perlu dipahami, agar kita bisa melesat lebih jauh seperti roket yang bergerak jauh ke angkasa maka kita harus melepaskan bagian-bagian diri kita yang tidak relevan atau hanya memperburuk keadaan.

Tanyakan pada diri mu

    Tanyakan pada dirimu apa yang baik dan yang buruk. Lihatlah dampaknya pada kehidupanmu, jika sesuatu yang dilakukan dalam waktu yang lama tidak membuat kita berproses lebih baik, berarti itu hambatan. Hambatan-hambatan banyak dibungkus dengan kesenangan. Hal tersebut berupa gratifikasi instan, kepuasan sementara, atau kesenangan kecil. Kita perlu menahannya, agar sensasi kenikmatan yang lebih besar bisa datang dalam kehidupan selanjutnya, kenikmatan hidup yang tenang, berprestasi, dan sejahtera.

    Kita ingin juara, maka kita harus menyiapkan diri kita latihan sebaik mungkin dan hal-hal yang menghambatnya. kita ingin mendapatkan nilai kehidupan, status sosial, karya mengagumkan, dan kebebasan finansial, maka kita harus meninggalkan sesuatu yang merusak hidup kita. Tinggalkan merokok, sikap boros, sikap terlalu santai, dan zona nyaman yang menghambat.

Apa yang baik bagi kita ?

    Hal baik memiliki tanda ada perasaan lega setelah melakukannya. Sedikit menyisakan waktu untuk belajar bahasa asing sekalipun sulit tapi kita memahami progres itu memberi kelegaan pada jiwa. Belajar teknik dan dasar-dasar skill sesuai bidang yang dijalani, karena ada rasa berproses yang membuat jiwa mendapatkan rasa kemenangan kecil. Banyak hal yang bisa dilakukan selama itu baik, menentramkan hati, dan memiliki konsekuensi yang baik di masa depan, jika kita terus berada dijalur yang konsisten.

Apa yang buruk bagi kita ?

    Hal yang buruk seringkali tidak langsung terlihat, sama seperti hal baik yang dilakukan. baik dan buruk disini bukan soal moral, tapi lebih kepada sesuatu yang dapat menghambat bahkan merusak kehidupan pribadi. Sikap boros dalam membelanjakan harta jika itu membuat diri bangkrut lalu merasa gelisah karena mental kekurangan maka itu sesuatu yang bisa dirasakan pahitnya oleh hati. Relasi dua orang yang tidak saling menumbuhkan, saling menuntut, dan hanya membuat berprasangka tidak baik - khawatir berlebih maka jiwa mendapatkan umpan balik lalu menilainya bahwa hubungan yang dijalani itu tidak baik. Kecanduan bermain game dengan alasan hiburan jika menghilangkan waktu belajar dan menguras emosi maka itu hanya memperburuk mental dan menyisakan beban psiokolgis.

    Kita hanya perlu jujur pada diri sendiri, hal apa yang membuat kita sebenarnya tidak maju, justru menjadikan diri tetap berada ditempat yang sama. Rasa nyaman sementara, kesenangan sesaat, fantasi semu, tentu itu menghibur diri namun tidak membuat melangkah pada realita yang dijalani. Sebaliknya jika proses itu membuat sedikit menderita, rela meluangkan waktu, memaksa untuk belajar, yang pada akhirnya membuat lebih baik, akan timbul rasa lega, bahagia, dan kepuasan sejati.

    Pada akhirnya pertanyaan tentang keberhasilan bukan soal apa yang bisa saya lakukan untuk mencapai nya melainkan apa yang saya siap rela untuk dikorbankan demi mencapai nya.

Posting Komentar untuk "Tinggalkan sesuatu yang menghambat kita maju"

🟢 WA
Insight

harap tunggu sebentar :)

☀️ 0%
🔔 Artikel selesai dibaca