Pernah kepikiran untuk punya progres ke depan ?
pasti dong, pengen bisa A, pengen dapat B, pengen ke C, dan Pengen sampai Z poko nya.
sesuatu yang kita inginkan jika itu baik maka kita bisa mengejar nya, apalagi cita-cita yang menurut kita bisa bikin bangga banget kalau kita mendapatkan nya.
tapi, ini gak mudah kan..
ada sesuatu yang harus kita lakukan dan ada sesuatu yang harus kita tinggalkan.
..........
Something to Do
apa yang bisa kita lakukan untuk mencapai sesuatu, pastinya orang sadar diri untuk hal-hal yang membuat nya bisa sampai ditempat yang dituju.
seperti kendaraan, perbekalan, modal, persiapan, dan dukungan tentu semua itu bisa diusahakan. semakin baik sarana nya semakin lebih cepat kita sampai.
untuk menjadi berhasil kita harus lebih rajin, untuk lebih terampil kita harus lebih rajin. ya lebih rajin dalam segala sesuatu. semua itu bisa dipercepat untuk keberhasilannya dengan cara kita lebih rajin dalam berusaha, pastinya berdoa ya, biar nanti tidak kecewa.👌
satu hal lagi, waktu dan tenaga, dua sumber daya yang harus dimanfaakan dengan baik, tanpa keduanya kita akan lebih melambat. anggaplah waktu sebagai jangkar yang menopang kita untuk lebih realistis dalam mencapai target, dan tenaga sebagai bahan bakar yang membuat kita rela mengorbankan waktu untuk sesuatu yang berharga.
waktu dan tenaga ini, jika dipandang dalam konteks manajemen tugas, keduanya saling mendukung. seringkali kita abai dengan tenaga, hanya karena kita telah menetapkan waktu untuk tugas-tugas terkait atau sekedar mengerjakan sesuatu. namun jika tubuh lelah, jika pun waktu ada, maka hasil nya kurang efektif, karena naluri kita ingin nya santai dulu.
jadi untuk mencapai sesuatu, kita perlu melakukan sesuatu agar benar-benar sampai pada tujuan.
............
Something to Leave.
nah, ini hal yang biasanya tidak terlihat oleh diri sendiri saat ingin mencapai sasaran.
jika kita ingin belajar secara mendalam, bermakna, dan fokus penuh, maka kita harus meninggalkan sesuatu yang menghambat nya, seperti meninggalkan handphone dan meninggalkan waktu bermain.
jika kita ingin lebih cepat sampai pada tujuan, anggaplah puncak keberhasilan, maka kita harus meninggalkan sesuatu yang membebani atau tidak relevan dalam perjalana.
bagaimana mungkin kita ingin tahajud namun kita tak bisa meninggalkan kebiasaan bergadang. kita ingin hidup sehat namun kita tidak meninggalkan gaya hidup tidak sehat. kita ingin cepat-cepat dalam berlari namun kita tidak pernah bangun dari kebiasaan rebahan. 😅.
jadi satu hal penting yang perlu dipahami, agar kita bisa melesat lebih jauh seperti roket yang bergerak jauh ke angkasa maka kita harus melepaskan bagian-bagian diri kita yang tidak relevan atau hanya memperburuk keadaan.
.........
Tanyakan pada diri mu, apa yang baik dan apa yang buruk.
lihatlah dampaknya pada kehidupan mu, jika sesuatu yang dilakukan dalam waktu yang lama tidak membuat kita berproses lebih baik, berarti itu hambatan.
hambatan-hambatan banyak dibungkus dengan kesenangan. kita bisa menyebut itu gratifikasi instan, kepuasan sementara, atau kesenangan kecil. kita harus menahan nya, agar sensasi kenikmatan yang lebih besar bisa datang dalam kehidupan kita, kenikmatan hidup yang tenah, berprestasi, dan sejahtera.
kita ingin juara, maka kita harus menyiapkan diri kita latihan sebaik mungkin dan hal-hal yang menghambat nya. kita ingin mendapatkan nilai kehidupan, status sosial, karya mengagumkan, dan kebebasan finansial, maka kita harus meninggalkan sesuatu yang merusak hidup kita. tinggalkan merokok, sikap boros, sikap terlalu santai, dan zona nyaman yang menghambat.
apa yang baik bagi kita ?
itu sesuatu yang melegakan setelah melakukan nya, sedikit menyisakan waktu untuk belajar bahasa asing sekalipun sulit tapi kita memahami progres itu memberi kelegaan pada jiwa. kita belajar teknik dan dasar-dasar skill sesuai bidang yang dijalani, karena ada rasa berproses yang membuat jiwa mendapatkan rasa kemenangan kecil. banyak hal yang bisa dilakukan selama itu baik, menentramkan hati, dan memiliki konsekuensi yang baik di masa depan, jika kita terus berada dijalur yang konsisten.
apa yang buruk bagi kita ?
hal yang buruk seringkali tidak langsung terlihat, sama seperti hal baik yang dilakukan. baik dan buruk disini bukan soal moral, tapi lebih kepada sesuatu yang dapat menghambat bahkan merusak kehidupan pribadi. sikap boros dalam membelanjakan harta jika itu membuat diri bangkrut lalu merasa gelisah karena mental kekurangan maka itu sesuatu yang bisa dirasakan pahit nya oleh hati. relasi dua orang yang tidak saling menumbuhkan, saling menuntut, dan hanya membuat berprasangka tidak baik - khawatir berlebih maka jiwa mendapatkan umpan balik lalu menilainya bahwa hubungan yang dijalani itu tidak baik. kecanduan bermain game dengan alasan hiburan jika menghilangkan waktu belajar dan menguras emosi maka itu hanya memperburuk mental kita.
kita hanya perlu jujur pada diri sendiri, hal apa yang membuat kita sebenarnya tidak maju, justru menjadikan kita tetap berada ditempat yang sama. karena rasa aman, nyaman, dan senang itu tidak selalu baik bila disikapi dengan rasa tidak puas diri, kejenuhan, kegelisan, dan rasa bersalah. sebaliknya jika proses itu membuat kita sedikit menderita, rela meluangkan waktu, memaksa untuk belajar, jika akhirnya membuat kita lebih baik, akan timbul rasa lega, bahagia, dan kepuasan sejati.
karena, pertanyaan tentang keberhasilan bukan soal apa yang bisa saya lakukan untuk mencapai nya melainkan apa yang saya siap rela untuk dikorbankan demi mencapai nya.
Posting Komentar untuk "Tinggalkan sesuatu yang menghambat kita maju"