Tiada yang tahu masa depan akan seperti apa, tapi kita selalu tahu apa yang bisa kita lakukan hari ini untuk masa depan.
Seringkali berbicara masa depan seperti membicarakan sesuatu yang hanya bisa kita bayangkan, baik dengan dugaan, ketakutan, ataupun harapan. Jika kita membayangkan hal-hal yang menyenangkan bisa terjadi tentu itu membuat hari yang dijalani pada masa sekarang penuh gairah karena hal yang dilakukan seolah sedang dibawa ke masa depan yang penuh kesenangan. lalu, jika masa depan itu dibayangkan dengan ketakutan dan kekhawatiran maka apa yang dibayangkan seolah membuat diri merasa sesak, berat, dan sempit karena bayangan dalam kepala hanyalah kegelapan.
Bagaimana cara kita melihat masa depan?
Masa depan yang selalu dibayangkan akan selalu berbeda dengan kenyataan, meskipun gambaran umumnya bisa didapatkan namun ada hal-hal yang bisa terjadi di luar dugaan. Kita membayangkan bahwa masa depan itu akan penuh keberhasilan sehingga membuat kita bersemangat dalam belajar dan persiapan, namun keberhasilan tidak selalu datang begitu saja, ia kadang tidak sesuai harapan lalu pada akhirnya membuat kita merasa kecewa.
Masa depan yang ditunggu ataupun dinanti kedatangannya ialah masa depan yang diharapkan momennya bisa memberi semagat bagi hidup. hal-hal seperti menunggu jadwal pertandingan, momen liburan, hari pernikahan, atau hari dimana kita selesai melakanan kewajiban dan tugas-tugas sulit itulah yang membuat masa depan layak ditunggu.
Namun, masa depan jangan dilihat hanya dari kacamata keuntungan ataupun kesenangan bila tidak dijalani dengan persiapan. seringkali hal-hal terduga diluar kendali seperti cuaca buruk, kecelakaan, sakit, gangguan, membuat sesuatu tampak berat di hati, namun kekecewaan seperti itu datang dari membayangkan kesempurnaan masa depan tanpa melihat kekurangannya. sebenarnya kesempurnaan pada suatu hari atau momen bukan karena hari itu selalu berjalan sempurna menurut rencana kita, melainkan cara kita menerima dan mempersiapkannya.
Ketika kita berpikir bahwa yang kita jalani akan penuh resiko maka kita sudah menyiapkan diri dengan baik, secara mental kita lebih kuat ketika menghadapi persoalan atau kejadian buruk yang sebelumnya tidak bisa dibayangkan. masa depan dihadapi bukan tanpa usaha, ia dihadapi dengan penuh kesadaran ntah beberapa detik setelah ini, menit, jam, hari, minggu, bulan, ataupun tahun maka segalanya harus kita pahami bahwa hal-hal tak terduga bisa menyisip dalam sekejap mata.
Jika kita akan melakukan perjalanan dengan kendaraan maka kita perlu memikirkan resiko kecelakaan, setidaknya antisipasi dan meminimalisir ketika sesuatu itu terjadi. menggunakan helm, sepatu, atau jaket khusus sebagai bentuk usaha agar perjalanan lebih selamat dan nyaman. Begitupun ketika bepergian jauh, maka perbekalan harus disiapkan dengan baik apalagi jika perjalanan itu sangat bergantung pada bekal yang kita bawa, seperti perjalanan ke puncak gunung.
Berbicara masa depan bukan hanya tentang perjalanan, ia tentang sesuatu yang ingin dituju tanpa perlu kita tunggu, bahkan kita harus menyambutnya atau menjemputnya dengan usaha yang baik. seperti perjalanan seorang siswa 3 tahun untuk kelulusan dan masuk kampus terbaik. Ia disambut dengan usaha, gairah, doa, dan suka cita agar hari-hari yang dilalui tampak seperti menyelesaikan level layaknya tahap membangun kekuatan dalam game .
Masa depan dihadapi dengan tanggung jawab bukan dengan masa bodoh.
Seperti yang disampaikan diawal, tidak ada yang tahu masa depan akan seperti apa, segala sesuatunya bisa berubah sekejap mata. apakah kita akan selamanya sehat, memiliki uang, bahagia, dan berteman baik maka semua itu bisa berubah pada kondisi sebaliknya.
Masa depan memang tidak perlu dipikirkan resiko nya sedetail mungkin, ia direncanakan agar kita tidak kebingungan. Tidak selamanya keuangan itu lancar, maka tugas kita ialah menyiapkan dana darurat. Kita mungkin tidak bisa menjamin bahwa perjalanan itu akan mulus maka kita bisa mempersiapkan hal-hal teknis agar ketika terjdi trouble/gangguan maka kita bisa melihat rencana lainnya. Saat kita sakit, terpuruk, atau berada pada situasi sulit maka kita tidak pasrah untuk menerima keadaan begitu saja, kita sudah menyiapakan resiko dan opsi untuk jalan keluar yang memungkinkan. seringkali setiap hal yang mengandung resiko baru kita sadari kondisi buruknya saat kita harus mengalami kejadian tersebut, bukan hanya dengan mengandalkan skenario buruk kecuali kita mau belajar dari kondisi orang lain agar tetap bisa bergerak dan tenang saat situasi sulit
Persiapan dan Manajemen Resiko
Satu hal yang sering luput dari perencanaan suatu tujuan ialah manajemen risiko. Manajemen resiko sama pentingnya dengan perencaan. Jika perencanaan menyangkut pada asumsi atas kemungkinan-kemungkina yang terjadi atau bisa dilakukan maka manajemen resiko lebih ke tanggung jawab diri atas hal-hal yang bisa terjadi diluar kendali yaitu pada saat situasi menjadi sulit atau buruk.
Jika kita pergi membawa kendaraan dengan membawa helm atau menggunakan sabuk pengaman maka ketika terjadi kecelakaan kita sudah meminimalisir resiko cedera yang buruk pada kepala, meskipun kondisi kecelakaan itu tak bisa terjadi. Jika kita menjaga kesehatan dengan baik, seperti gaya hidup sehat yang dijalankan masa resiko saat sakit akan lebih mudah dalam pemulihan. Saat kita bekerja lalu menyisakan uang lalu tiba-tiba pekerjaan itu lenyap maka kita punya waktu yang tenang untuk memikirkan usaha berikutnya karena ada dana yang bisa dipakai saat transisi masa sulit.
Kita tidak akan pernah tahu kapan hari yang baik itu datang ataupun sebaliknya. akan ada hujan lebat yang menggangu saat acara di lapangan namun tapi kita bisa menyambutnya dengan payung atau mempersiapkan rencana lainnya. akan ada kemacetan di jalan raya saat kita akan berangkat kerja atau sekolah maka kita bisa mengantisipasi nya dengan mengambil waktu yang lebih panjang dengan berangkat lebih awal. akan ada hari dimana sikap orang terdekat berubah namun kita sudah membangun diri atau mengubah cara pandang kita yang memahami bahwa perilaku orang bisa berubah karena waktu, tekanan, hingga kepentingan ego.
ada hal-hal yang bisa kita antispasi, ada juga yang tak bisa kita hindari sama sekali, kadang kita selalu beritikad untuk menjadi lebih baik saat menghadapi kesulitan namun seringkali kita menjadi lalai saat sedang dimudahkan.
masa depan memang belum diketahui namun ia tersembunyi dari apa yang bisa kita lakukan untuknya setiap hari.
Posting Komentar untuk "Manajemen Resiko sebuah cara mengelola Masa Depan"