Selamat Datang
Selamat Datang - Ruang Kita Bercerita *** Selamat Datang - Ruang Kita Bercerita

Konsistensi itu bukan selalu memenuhi gelas tiap hari

Seringkali kita berpikir bahwa jika hari ini baik, melakukan yang baik, maka besokpun harus melakukan hal yang sama. itu wajar sebagai manusia yang selalu punya niat, tekad, impian, dan tujuan. kita selalu ingin lebih baik dari orang lain bahkan dari diri kita yang sebelum nya.

Jika hari ini kita mendapat nila 80, maka besar harapan besok mendapatkan hal yang sama. namun kadang, nilai itu bisa turun menjadi 70, maka selanjutnya bisa lebih tinggi menjadi 90 bahkan nyaris 100.

konsistensi itu tindakan dan sikap, bukan hasil. 

tugas kita mengambil bagian untuk setidaknya mengisi gelas kita agar tidak kosong sama sekali, mengambil air untuk diisi bukan untuk selalu dipenuhi. konsistensi tidak harus selalu mendapatkan suasana hati yang sama dan kondisi yang sempurna, konsistensi adalah tetap mengisi hari kita dengan sesuatu yang berguna.

biasanya konsistensi mengambil bentuk kebiasaan yang diprogram dalam bentuk rutinitas. rutinitas harian sangat membantu dalam menjaga ritme diri baik itu untuk mendapatkan suasana positif ataupun sasaran jangka panjang.

membiasakan diri seperti meluangkan waktu untuk meditasi, olahraga, jurnaling, dan belajar meski dalam beberapa menit dapat mengkondisikan diri untuk berada pada suasana positif. hal ini tentu berkebalikan dengan kebiasaan buruk yang dapat menurunkan motivasi, harga diri, dan merusak tujuan hidup.

konsistensi lahir dari kemauan untuk terus melangkah meskipun itu lelah, mengambil tindakan sekalipun itu membosankan, mengambil sikap meksipun perasaan sedang tidak baik-baik saja. 

kita mendorong kita seperti berjalan perlahan ke depan, tapi tidak berhenti dan balik lagi. kita melangkah karena ada sesuatu yang kita kejar seperti tujuan jangka panjang. 

.......

Konsistensi membuat kita lebih maju.

beberapa orang menginginkan langkah besar, mengambil seribu langkah, dan banyak tindakan asalkan cepat sampai tujuan. sebagian melihat bahwa tujuan hidup bisa dicapai dengan cara-cara yang bisa dibagi, seperti kesejahteraan bisa dibagi ke dalam langkah kecil yang konsisten. misalkan dengan belajar skill baru, hobi yang menghasilkan uang, menabung dalam jumlah kecil, ataupun mengurangi sifat konsumtif sekalipun itu tampak murah.

konsistensi datang dari memilih alasan yang kuat, ia datang dari sikap mental yang tangguh, sekalipun hari ini tampak mustahil, namun dengan langkah-langkah yang realitis akan mudah tercapai.

kita selalu membayangkan hasil yang besar, namun itu tidak ditopang dengan langkah yang benar, sehingga semua itu hanya ilusi keberhasilan. berapa banyak orang yang menginginkan keberhasilan, berusaha beritikad baik untuk menjadi lebih baik, namun gagal hanya karena ketidakmampuan dalam menopang perasaan dan mental pikiran yang seringkali membelenggu.

..........

pada akhrinya, mengisi hari kita dengan sesuatu yang positif, meskipun tidak selalu penuh makna, merupakan langkah bijak jika kita memang benar-benar ingin mendapatkan suasana mental yang positif. kita hanya perlu hadir, jika kita benar-benar ingin menyelesaikan setiap keinginan kita. ingin selalu sehat maka "usaha" nya adalah pergi berolahraga, ingin tetap sadar maka dengan membaca buku atau menuntut ilmu, ingin menjadi penulis maka kita hadir di depan laptop, ingin menjadi pembicara hebat maka kita hadir di depan khalayak umum.

semua itu proses, karena setiap proses merupakan satu langkah kemajuan, kadang tidak menyampaikan kita langsung pada keberhasilan tapi setidaknya menghindarkan diri kita dari hukum mutlak kegagalan.

Posting Komentar untuk "Konsistensi itu bukan selalu memenuhi gelas tiap hari"

🟢 WA
Insight

harap tunggu sebentar :)

☀️ 0%
🔔 Artikel selesai dibaca