gairah hidup membawa kita pada jalan yang sebelumnya tak ingin ditempuh, namun dengan semangat, harapan, dan impian jalan itu tampak membuat kita bersemangat dalam mencapainya, sekalipun pasti ada hambatan yang menyertai nya.
ntah kenapa setiap rencana kehidupan yang kita anggap indah, baik, dan berarti memberi kekuatan bagi kita untuk menjalani hari-hari yang lebih baik. apalagi jika setiap impian itu tampak dekat didepan mata, seolah kita ingin bersegera menyelesaikan hari itu sesegera mungkin agar bisa menangkap momen hari selanjutnya.
masa depan itu indah dalam bayang-bayang imajinasi dan sangkaan baik kita atas setiap harapan yang terwujud disana. seolah setiap perjalanan yang melelahkan, usaha-usaha yang dilakukan, dan setiap tekad menekan hati lenyap dengan setiap keberhasilan hidup yang bisa dirayakan.
jika pun tidak, jika rencana itu tidak terwujud ? apakah berarti semua itu berakhir begitu saja. seolah semua hal, waktu hidup, dan rencana yang sudah disusun lenyap begitu saja tanpa ada lagi yang bisa dilakukan. ketika hidup tidak berjalan rencana, mungkinkah hidup kita gagal, dan pada akhirnya kita menyerah untuk melanjutkan langkah.
.......
hidup selalu menawarkan kesempatan, ntah itu kesempatan pertama, kedua, atau satu-satunya hal terakhir yang bisa kita miliki untuk diusahakan bisa kah kita mendapatakan apa yang benar-benar menjadi harapan kita selama ini, pendidikan, pekerjaan, dan pernikahan impian. untuk setiap proses yang dijalani tentu saja kita menginginkan yang terbaik dalam hidup, hanya saja mungkin kita yang terlalu berharap terlalu lebih, menganggap bahwa semua harapan akan terpenuhi memenuhi segala imajinasi pikiran, namun yang kita dapati justru kekecewaan, kebuntuan, dan kehilangan. seolah semuanya tampak berarti apa-apa, ketika kita tidak bisa mendapatkan apa yang sudah diusahakan.
percayalah, hidup tidak selalu memberikan apa yang kita inginkan, tetapi memberikan kita pilihan untuk melihat sudut pandang lain dari setiap peristiwa yang dijalani, ada peristiwa-peristiwa kehidupan yang menumbuhkan kita dengan cara-cara yang kadang kita kurang sukai, baik itu menjadikan kita lebih dewasa, bijak, dan hati-hati dalam bertindak, seolah semuanya menjadi hikmah ataupun sikap batin yang tidak kita dapat dengan sekedar belajar pengetahuan atau hanya duduk santai membaca buku, kadang sikap hati, kondisi batin yang lebih tenang, pikiran yang sadar, terbentuk dari rantai peristiwa yang melucuti kita dari rasa ketidaknyaman, rasa sakit, penyeselan, dan ketidakberdayaan bahwa kita tak sepenuhnya mampu mengendalikan kehidupan yang dijalani.
jika pada akhirnya,...
kita tidak berkuliah di perguruan tinggi negeri favorit,
kita tidak bekerja di perusahaan yang kita impikan,
kita tidak menikah dengan seseorang yang kita dambakan,
kita tidak mendapatkan sesuatu apa yang sudah diusahakan,
maka tetap jalani hidup dengan pikiran yang lebih jernih, merunduklah pada bentangan takdir yang terhampar luas, agar kita tidak tergulung oleh gelombang kesedihan karena ada sesuatu yang tidak bisa kita ubah, sesuatu yang bila kita biarkan berlalu akan menjadi sesuatu yang indah dari jauh manakala kita tak memilik nya, justru ada hal-hal indah, baik, dan bermanfaat yang datang dan mungkin tidak kita sadari bahwa banyak hal baik telah berpihak pada kita, hanya karena kita terlalu fokus meratapi nasib yang seharusnya impian dan harapan itu cukup dibiarkan lewat dalam lintasan pikiran kita.
jika pada akhrinya kita belum menjadi apa-apa, janganlah gusar hanya karena itu tidak menajdi bagian dari takdir kita. semuanya sudah tertakar dan tidak akan tertukar, seringkali kenikmatan itu hadir saat kita memiliki rasa cukup dan menghargai pemberian yang sudah ada. adapun pada apa-apa yang tidak bisa kita miliki, ada lah suatu cara meringankan langkah hidup kita, agar kita sadari bahwa hidup telah memberi banyak hal, semakin banyak kita ingin memiliki, semakin sedikit yang kita dapatkan.
Posting Komentar untuk "Jika pada akhir nya kita tidak menjadi apa-apa"